Friday, October 13, 2006

3. NFT 3

3. 2 Rancangan Desain NFT

1. Talang
Konsep awal NFT menggunakan talang segitiga berbahan besi. Di luar negeri, talang khusus NFT sepanjang 1,8 m memang banyak di jual. Di Indonesia belum ada produsen yang khusus membuat talang NFT untuk komersial dalam skala luas. Semakin pendek talang semakin besar potensi keseragaman tanaman mendapat nutrisi dari larutan. Dikemudian hari terjadi modifikasi bahan menjadi plastik dan bentuk menjadi segi empat. Para pengguna NFT di Indonesia memanfaatkan talang rumah yang lebarnya 13 – 17 cm dengan panjang 4 m. Bentuk talang pada NFT dibedakan menjadi 2 yaitu bentuk segitiga dan segiempat.
Desain talang NFT komersial mempunyai tingkat kekasaran dasar talang tertentu. Petani Indonesia menyiasati dengan memasang beragam bahan seperti sabut kelapa, kertas koran, kerikil untuk meningkatkan kekerasan dasar talang. Dasar talang diharapkan kasar atau tidak rata dengan tujuan meningkatkan DO dan meratakan penyebaran larutan nutrisi (pergerakan horizontal). Dasar talang harus datar untuk meningkatkan keseragaman pergerakan larutan nutrisi secara horisontal

2. Reservoir
Tangki atau tandon penampung larutan nutrisi atau reservoir terbuat dari plastik. Ukurannya tergantung pada populasi tanaman. Sebagai gambaran, tangki penampung berkapasitas 1.000 liter dapat habis digunakan dalam satu hari untuk kebun seluas 2.000 m2. Di dalam tangki terdapat pompa berdaya 125 watt.

3. Pompa
Pompa submersible (terendam dalam air) mendorong dan mengangkut larutan nutrisi untuk masuk ke jaringan distribusi yang terbuat dari paralon. Untuk memasukkan air ke dalam paralon dibuat lubang untuk memasukkan selang PE berdiameter 6 inci. Satu ujung selang dimasukkan ke dalam paralon, sedangkan ujung lainnya menjorok ke talang. Selang PE yang masuk kedalam talang selanjutnya disebut inlet atau saluran masuk. Sedangkan selang PE yang mengeluarkan larutan nutrisi disebut dengan outlet atau saluran keluar

No comments: